Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Wamenkes Respons Keluhan Berat Jadi WNI, Cerminkan Ketidakpuasan Pelayanan Publik

Wamenkes Dante menilai keluhan warganet soal beratnya menjadi WNI mencerminkan ketidakpuasan terhadap pelayanan pemerintah, termasuk sektor kesehatan.

iNews 1 menit baca 0 komentar
Wamenkes Respons Keluhan Berat Jadi WNI, Cerminkan Ketidakpuasan Pelayanan Publik
Foto: iNews

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyoroti maraknya keluhan warganet mengenai sulitnya menjalani kehidupan sebagai warga negara Indonesia (WNI). Menurutnya, ungkapan yang ramai di media sosial tersebut mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.

"Belakangan ini saya sering mendengar keluhan netizen di internet yang mengatakan ada yang bilang yang berat bukan jadi dewasa tapi jadi WNI. Ada lagi yang bilang hidup cuma sekali jadi WNI," ucap Dante dalam acara Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) Customer Forum 2026 di Kuningan, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Dante menilai, meski sejumlah ungkapan tersebut terkesan sebagai candaan di media sosial, fenomena itu mencerminkan adanya disidentifikasi nasional akibat ketidakpuasan terhadap pelayanan publik.

"Mungkin cuitan-cuitan seperti itu kelihatan lucu ya, tapi itu mencerminkan disidentifikasi nasional. Disidentifikasi nasional tersebut muncul karena ketidakpuasan kita pada layanan pemerintah," tuturnya

Dia menjelaskan, sektor kesehatan menjadi salah satu bentuk pelayanan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kualitas layanan kesehatan perlu terus ditingkatkan agar mampu menjawab harapan pasien.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.