JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Saleh Mustafa meminta pemerintah daerah melalui badan usaha milik daerah (BUMD) turun tangan mengatasi disparitas atau perbedaan harga pangan antarwilayah. Salah satu langkah yang didorong yakni memperkuat koordinasi distribusi pangan agar komoditas dari daerah sentra produksi dapat menjangkau wilayah dengan harga lebih tinggi.
Saleh mencontohkan perbedaan harga cabai antara Magelang dan Papua. Berdasarkan temuannya saat berkunjung ke Magelang, petani cabai di daerah tersebut telah menggunakan sistem lelang yang terbuka secara nasional dengan harga sekitar Rp45.000 per kg. Sementara itu, harga cabai di Papua bisa mencapai Rp250.000 per kg.
"Satu hal yang saya temukan kemarin pada saat saya berkunjung ke Magelang, distribusi cabai nih, yang inflasi kan cabai ya. Ini ternyata di petani cabai di sana dia sudah menggunakan sistem lelang, kemudian lelang itu open seluruh nasional, harganya flat kemarin Rp45.000 per kg. Tapi kalau di Papua kan Rp250.000 per kilo," ujar Saleh di Jakarta, dikutip Minggu (1/11/2026).