Jakarta -
Pemerintah menyebut Bantuan Presiden (Banpres) tahap pertama untuk 112 ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak bencana Sumatera segera diserahkan. UMKM terdampak akan mendapatkan bantuan rehabilitasi usaha sebesar masing-masing Rp 3 juta.
"Jadi, total kurang lebih tahap pertama ini yang akan kita realisasikan sebanyak 112.849 orang dan masing-masing akan mendapatkan Bantuan Presiden untuk rehabilitasi usaha mereka sebesar Rp 3 juta," kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman di kantor Kemendagri, Rabu (28/10/2026).
Maman menjelaskan bantuan yang disalurkan bisa berupa barang, antara lain kompor dan blender untuk kebutuhan UMKM.
"Macam-macam, seperti kompor, mungkin blender, ataupun kebutuhan mereka untuk kebutuhan buka usaha-usaha kecil mereka," katanya.
Maman mengatakan Banpres ditargetkan untuk 200 ribu UMKM. Dia menyebut ada 173 ribu usulan yang sudah diterima.
"Pertama laporan terkait realisasi banpres kepada 200 ribu usaha mikro kecil dan menengah di tiga provinsi. Di mana tahap pertama ini data yang masuk ke kami berdasarkan usulan dari kepala daerah, dalam hal ini Dinas UMKM dan Koperasi di masing-masing wilayah, itu sebanyak 173.641 data," katanya.
Maman menyebut terdapat 122 ribu yang lolos tahap verifikasi. Bantuan tersebut akan disalurkan minggu ini di 48 kabupaten/kota yang telah menyampaikan usulan.
"Berdasarkan hasil verifikasi dan cleansing yang kami lakukan menjadi sebanyak 112.849 data yang sekarang sedang dalam progres untuk direalisasikan. Kita akan realisasikan terlebih dahulu dalam minggu ini untuk ke-112 ribu usaha mikro di 48 dari 50 kabupaten kota yang telah menyampaikan usulan calon penerima Banpres," ujarnya.
Maman menjelaskan sejumlah data yang tidak lolos tahap verifikasi merupakan penerima KUR (Kredit Usaha Rakyat). Selain itu, terdapat pula data yang tidak lolos Dukcapil.
"Nah, data yang terverifikasi itu dari 173 ribu menjadi 112 (ribu) itu disebabkan pertama karena ada sekitar kurang lebih data yang anomali setelah kita verifikasi di data Dukcapil. Lalu, yang kedua yang memang ada kurang lebih sekitar 23 ribu yang dia sudah masuk dalam daftar penerima KUR," ujarnya.
Maman menambahkan penyaluran Banpres tahap kedua sedang diproses bersama pemerintah daerah. Dia menargetkan pendataan tuntas pada 2 November.
"Itu dan tahap kedua, untuk sisanya kurang lebih 88 ribuan, kami sekarang sedang melakukan koordinasi dengan semua kepala dinas di tiga provinsi yang ada di daerah bencana, dan tahap kedua ini akan masuk dan kita sudah minta deadline-nya tanggal 2 November dan kita tunggu nanti setelah tanggal 2 November berapa banyak data yang akan masuk dan akan kita verifikasi dan ini target kita sebelum Desember ini semua sudah harus terealisasi," ujarnya.
(haf/haf)