Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

'Angkat Satu Senti' Cara Ketua DPD Buka Jalan bagi Penggerak Daerah

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menegaskan DPD RI Awards sebagai pintu masuk bagi inovator daerah untuk dikenal.

Detik 2 menit baca 0 komentar
'Angkat Satu Senti' Cara Ketua DPD Buka Jalan bagi Penggerak Daerah
Foto: Detik

Jakarta -

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan DPD RI Awards bukanlah akhir dari para kandidat untuk berkarya. Sultan menyebutkan tugas DPD RI Awards adalah mengangkat para penggerak di daerah itu dari permukaan untuk kemudian terbang tinggi.

"DPD RI Awards, ini justru bukan akhir dari apa yang mereka lakukan. Bukan finis, justru pintu masuknya mereka. Jadi pintu masuk, pintu awal para inovator, local champion, local hero ini untuk berkembang, untuk dilihat," kata Sultan dalam program detikPagi, Kamis (29/10/2026).

Sultan mengatakan ada banyak anak-anak Indonesia yang memiliki ide dan gagasan. Menurut dia, mereka yang berkarya itu harus dikenal oleh masyarakat luas.

"Karena tujuan kita, jangan sampai loh di luar sana ya, ada begitu banyak ratusan ribu bahkan jutaan anak-anak Indonesia yang punya ide, gagasan, karya, ya. Yang itu ternyata sudah berlangsung, sudah berjalan dan berdampak. Nah, jangan sampai mereka-mereka yang sudah berdampak nyata di daerah atau di luar sana, justru itu tidak dikenal," katanya.

Karena itulah, menurut Sultan, tugas DPD RI Awards adalah mempromosikan para penggerak di daerah. Dia berharap DPD RI Awards bisa mengangkat nama para penggerak di daerah ke tingkat nasional.

"Nah tugas DPD RI Awards adalah bagaimana memastikan mereka yang para inovator, kemudian local hero, local champion, atau yang berdampak itu, kita angkat ke atas permukaan dengan temen-temen detikcom yang kita tau bahwa exposure-nya luar biasa menjadi lebih bernilai, lebih berharga," ucap dia.

"Sehingga kalau bahasa saya itu tugas DPD RI itu dan detikcom mengangkat 1 sentimeter dari tanah, habis itu nanti biarkanlah yang lain melihat itu menerbangkannya," imbuhnya.

Sultan tidak ingin anak-anak Indonesia yang sudah berkreasi dan melakukan inovasi tidak terlihat oleh masyarakat luas. Dia menekankan para permata-permata di daerah itu harus diangkat martabatnya.

"Jadi jangan betul sampai bahwa temen-temen di daerah yang sudah bersusah payah ya membuat kreativitas, karya nyata dan itu berdampak tapi justru itu yang tidak terlihat. Nah, tugas DPD dan detikcom adalah bagaimana memastikan permata-permata di luar sana, emas-emas di luar sana itu kita angkat harkat dan martabatnya," tutur dia.

(lir/knv)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.