JAKARTA, iNews.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan sebanyak 25 perusahaan menggelar penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sepanjang 2027 mendatang. Target itu disusun dalam asumsi utama Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) di tahun depan.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, pencatatan saham baru tersebut termasuk dalam target penerbitan 905 efek baru sepanjang 2027 atau meningkat 13,1 persen dibandingkan dengan RKAT tahun 2026. Terdiri dari 705 efek lainnya seperti Waran Terstruktur, dan produk investasi kolektif (KIK), 175 EBUS (obligasi dan sukuk), dam 25 saham baru.
"Pencatatan efek baru ditargetkan sebesar 905 efek, meningkat 13,1 persen dibanding RKAT 2026 revisi sebesar 800 efek. Target tersebut mencakup 25 pencatatan saham baru," ucap Jeffrey dalam Konferensi Pers RUPSLB BEI secara virtual, Rabu (28/10/2026).