JawaPos.com - Nama BFC ikut menjadi sorotan setelah rumah kreator konten Herri Pras didatangi sekitar 20 orang di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kelompok tersebut disebut oleh kuasa hukum Herri sebagai pihak yang mengaku berasal dari BFC dan menyatakan memiliki kuasa dari Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Peristiwa itu terjadi pada Senin (2/11). Kedatangan rombongan tersebut berkaitan dengan polemik antara Herri Pras dan sejumlah pihak yang mempersoalkan pernyataannya mengenai UAH serta Ustaz Abdul Somad (UAS).
Menurut keterangan kuasa hukum Herri, rombongan yang datang diduga berasal dari Bandung dan menggunakan mobil Toyota HiAce berpelat merah. Saat berada di kediaman Herri, mereka disebut mengaku sebagai bagian dari kelompok BFC.
Pihak kuasa hukum juga menyampaikan bahwa rombongan tersebut mengklaim memiliki kuasa dari Ustaz Adi Hidayat. Namun, hingga kini belum ada keterangan terverifikasi yang memastikan hubungan resmi antara kelompok tersebut dan pendakwah yang bersangkutan.
BFC Disebut dalam Laporan Herri Pras
Penyebutan BFC muncul dalam penjelasan kuasa hukum Herri ketika membeberkan kronologi kedatangan rombongan ke rumah kliennya.
Dalam peristiwa tersebut, Herri mengaku mendapat desakan untuk melakukan duel fisik. Ia menyebut situasi kemudian memanas setelah menolak ajakan bertarung karena sejumlah persyaratan yang diajukannya belum terpenuhi.
Herri juga mengaku mengalami kekerasan berupa tendangan, pukulan, dan serangan ke bagian ulu hati serta perut. Setelah kejadian itu, ia memilih masuk ke rumah dan menghubungi polisi.
Kuasa hukum Herri sempat mengupayakan mediasi dengan pihak yang datang. Namun, proses tersebut tidak berjalan sesuai harapan karena sejumlah orang, termasuk beberapa pihak yang diduga terlibat langsung, telah meninggalkan lokasi.
Herri bersama tim kuasa hukumnya kemudian melaporkan sekitar 20 orang ke Polres Bogor atas dugaan intimidasi, persekusi, provokasi, dan kekerasan.