Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Gelar Aksi 1.000 Lilin di Depan Mabes Polri, LPI Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas

Lingkar Pemuda Indonesia menggelar aksi seribu lilin di Jakarta untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto terkait isu penyadapan.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Gelar Aksi 1.000 Lilin di Depan Mabes Polri, LPI Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) menggelar aksi penyalaan seribu lilin serta pembagian mawar merah dan putih di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (5/11) malam. Sekitar 300 simpatisan memadati lokasi untuk mengekspresikan dukungan moral kepada Kepala Negara.

Gerakan tersebut dipicu setelah mencuatnya kabar dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang diduga melibatkan perwira tinggi di internal kepolisian.

Direktur Eksekutif Nasional LPI, Akhrom Saleh, menjelaskan aksi tersebut merupakan gestur solidaritas terhadap Presiden di tengah isu penyadapan yang sedang hangat diperbincangkan.

"Aksi seribu lilin dan bagi bunga ini merupakan bentuk dukungan dari Lingkar Pemuda Indonesi kepada Presiden Prabowo terkait dugaan isu penyadapan oleh petinggi Polri," kata Akhrom.

Selain menyuarakan dukungan, Akhrom menekankan pentingnya komitmen penegak hukum untuk menyelesaikan persoalan ini secara profesional, transparan, serta bebas dari intervensi.

"LPI mendesak kepolisian agar bisa mengusut tuntas dugaan penydadapan ini secarai indepemden, transparan dan objektif," imbuhnya.

Selain menyampaikan aspirasi, massa turut membagikan bunga mawar merah-putih kepada warga sekitar, serta penyalaan lilin dan doa bersama.

Prosesi simbolis ini diharapkan menjadi pelecut agar pengusutan perkara dapat dilakukan terang-benderang demi memberikan kepastian hukum publik.

Sebagaimana diketahui, Bareskrim Polri menetapkan total empat orang sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Prabowo Subianto. Selain Prabowo, sejumlah tokoh termasuk menteri, elite politik, pengusaha, hingga tokoh LSM turut menjadi sasaran penyadapan.

Keempat tersangka itu di antaranya, mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP), Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution (ASN) selaku Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri, Irjen Pol Eko Hadi Santoso (EH) selaku Widyaiswara Kepolisian Utama Sespim Lemdiklat Polri, dan Irjen Pol Slamet Uliandi.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.