Jakarta, CNN Indonesia --
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengajak Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) untuk memperkuat kerja sama dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia.
Hal itu disampaikan Suyudi saat bersilaturahmi dengan Ketua KWI Mgr Antonius Subianto Bunjamin beserta jajaran pengurus KWI di Jakarta, Selasa (3/11).
Suyudi mengatakan kolaborasi dengan tokoh agama diperlukan agar kepolisian bisa mendapatkan masukan dan informasi mengenai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
"Kami juga ingin senantiasa mendapatkan juga banyak masukan, informasi, kita bisa berdiskusi di manapun, sehingga dengan masukan-masukan itu, kami bisa melakukan upaya-upaya penanganan yang lebih cepat, lebih komprehensif," kata Suyudi.
Ia menyebut saat ini Polri telah memiliki kegiatan Minggu Kasih. Diharapkan kegiatan ini juga dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan umat Katolik.
"Kami ingin memberikan pesan damai kepada umat Katolik yang ada di Indonesia agar bisa menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara, dan tentunya dengan aman, damai, tenteram, dan kami, Polri, tentunya menjamin itu," ujarnya.
Suyudi berharap komitmen kerja sama yang dibangun bersama KWI dapat memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam kesempatan sama, Ketua KWI Mgr Antonius Subianto Bunjamin menyambut baik ajakan kerja sama tersebut. Ia menyatakan Gereja Katolik Indonesia siap berjalan bersama Polri untuk membangun masyarakat yang aman dan damai.
[Gambas:Video CNN]
Antonius juga mengajak masyarakat memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada kepolisian untuk bekerja bersama seluruh elemen masyarakat.
"Mari masyarakat beri kepercayaan dan kesempatan kepada Polri untuk bersama-sama dengan masyarakat membangun bangsa dan negara, masyarakat yang aman," ucap Antonius.
Menurutnya, situasi yang aman dan tenteram juga diharapkan dapat mendukung perbaikan perekonomian nasional.
Ia pun menegaskan komitmen Gereja Katolik Indonesia untuk bekerja sama dengan Polri didukung jaringan 38 keuskupan serta keuskupan TNI-Polri.
"Gereja Katolik Indonesia yang terdiri dari 38 keuskupan seluruh dunia, plus keuskupan TNI-Polri berkomitmen untuk bersama dengan Polri membangun masyarakat yang aman dan damai," ujarnya.
(dis/isn)