JAKARTA, iNews.id - PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI mencatat transaksi perdagangan berjangka komoditas (PBK) yang dikliringkan mencapai 9,27 juta lot hingga Oktober 2026. Jumlah tersebut meningkat 2,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan transaksi terutama terlihat pada segmen Loco dan Komoditi Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) yang naik 12,7 persen. Sementara itu, transaksi pasar fisik timah dalam negeri tumbuh 17,68 persen secara tahunan.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko merangkap Plt Direktur Utama KBI, Adiyasa Suhadibroto, mengatakan peningkatan transaksi tersebut diikuti upaya perusahaan menjaga proses kliring dan penjaminan sesuai ketentuan.