CALIFORNIA, iNews.id - Noah Shinn, pemuda berusia 23 tahun asal Amerika Serikat (AS), berhasil membangun startupkecerdasan buatan (AI) bernama Instinct dengan valuasi mencapai 10 miliar dolar AS atau setara Rp181,34 triliun (Rp18.134 per dolar AS). Menariknya, dia mendirikan perusahaan tersebut setelah meninggalkan bangku kuliah dan terjun ke industri teknologi.
Dilansir dari Fortune, Instinct mengembangkan asisten AI pribadi yang dirancang bukan sekadar menjawab pertanyaan, melainkan menjalankan berbagai tugas atas nama penggunanya. Perusahaan ini didirikan pada 2025 dan menarik perhatian investor Silicon Valley berkat pertumbuhan yang sangat cepat.
Pada Agustus 2026, Instinct memperoleh pendanaan 250 juta dolar AS dengan valuasi 2,5 miliar dolar AS. Sebulan kemudian, perusahaan tersebut kembali mengumpulkan pendanaan 1 miliar dolar AS dalam putaran Seri C yang meningkatkan valuasinya menjadi 10 miliar dolar AS.