JawaPos.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meminta meminta agar seluruh Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) mengoptimalkan bantuan untuk pemerintah daerah (pemda). Arahan tersebut ditegaskan oleh Sjafrie saat meninjau Yonif TP 840/Golok Sakti di Kabupaten Lebak, Banten, pada Selasa (3/11).
Lewat keterangan resmi pada Rabu pagi (4/11), Menhan Sjafrie meninjau yonif tersebut bersama Bupati Lebak M. Hasbi Jayabaya dan jajaran pemda di Lebak. Dalam pengarahannya, Sjafrie menegaskan bahwa keberadaan dan pembentukan Yonif TP di seluruh Indonesia merupakan bentuk pelaksanaan amanat konstitusi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
”Kehadiran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di seluruh 514 kabupaten dan kota di Indonesia harus dapat dioptimalkan untuk membantu pemerintah daerah dan mengatasi kesulitan warga di sekelilingmu,” kata dia.
Sjafrie mengingatkan bahwa seluruh prajurit TNI lahir dari rakyat dan dibiayai oleh rakyat. Karena itu, menjadi kewajiban mutlak bagi setiap prajurit untuk membalas jasa yang telah diberikan oleh rakyat. Dalam kesempatan yang sama, dia juga mengingatkan agar prajurit Yonif TP 840/Golok Sakti terus mengasah kualifikasi ganda yang dimiliki.
Mulai kualifikasi tempur dasar seperti mahir menembak, bela diri, dan patroli sampai kemampuan teritorial pembangunan melalui kompi fungsional pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi. Selain itu, Sjafrie menginstruksikan percepatan pembangunan sarana-prasarana latihan menembak dan fasilitas pembinaan satuan di yonif tersebut.
”Agar prajurit selalu siap sedia bertugas, baik untuk membantu pembangunan daerah maupun pergeseran tugas pengamanan di wilayah strategis termasuk Ibu Kota Negara,” imbuhnya.
Karena itu, dalam peninjauannya, Sjafrie menerima dan memeriksa kesiapan pangkalan, sarana latihan, dan pengorganisasian prajurit. Dia melihat langsung kesatriaan, barak, serta berbagai sarana dan prasarana di pangkalan. Dia kemudian makan bersama prajurit dan melakukan dialog untuk memastikan setiap kebutuhan prajurit terpenuhi.
”Tetap jaga disiplin, pupuk persatuan tanpa membeda-bedakan suku dan agama, serta amalkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari,” pesan menhan.