Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Presiden Prabowo Disadap, Menko Dudung Minta Dijadikan Momentum Berbenah

Menko Polkam Dudung Abdurachman menegaskan pentingnya pembenahan Polri dalam kasus penyadapan Presiden Prabowo Subianto.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Presiden Prabowo Disadap, Menko Dudung Minta Dijadikan Momentum Berbenah
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman buka suara terkait dengan pengungkapan kasus dugaan penyadapan atau ilegal akses terhadap Presiden Prabowo Subianto. Dia menyatakan bahwa penanganan kasus tersebut menjadi momentum pembenahan.

Dudung menilai, kasus yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso sebagai tersangka itu merupakan bagian dari proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar. 

”Dinamika yang terjadi di internal Polri merupakan bagian dari proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar, sekaligus momentum untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan institusi,” kata dia melalui keterangan resmi pada Rabu malam (4/11).

Dudung menegaskan bahwa komitmen pemerintah saat ini memastikan seluruh proses yang berlangsung tetap berpedoman pada ketentuan hukum dan prinsip profesionalitas, transparansi, serta keadilan. Pemerintah juga terus memberikan perhatian terhadap perkembangan situasi guna memastikan stabilitas keamanan.

”Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum, secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.

Karena itu, Dudung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi berbagai perkembangan secara bijaksana, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan persatuan dan kebersamaan demi menjaga situasi nasional tetap aman dan damai.

”Mari kita tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Insya Allah, dengan kedewasaan dan kebersamaan kita semua, Indonesia akan tetap aman, damai, dan kondusif,” bebernya.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menyebut, situasi keamanan dan ketertiban nasional saat ini tetap terjaga dengan baik meski terjadi berbagai dinamika dan informasi di masyarakat, khususnya melalui media sosial. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang.

”Kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa situasi keamanan dan ketertiban nasional tetap terjaga dengan baik. Masyarakat tidak perlu resah dan khawatir,” ucap dia. 

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.