Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Tak Hanya Pendidikan, Sekolah Rakyat Juga Sejahterakan Keluarga Siswa

Pendidikan anak dan pemberdayaan keluarga saling terkait dalam program Sekolah Rakyat. Dukungan ekonomi untuk orang tua diharapkan tingkatkan kesejahteraan.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Tak Hanya Pendidikan, Sekolah Rakyat Juga Sejahterakan Keluarga Siswa
Foto: Detik

Jakarta -

Pendidikan dapat membuka peluang bagi anak untuk meraih masa depan yang lebih baik. Namun, bagi keluarga yang menghadapi kesulitan ekonomi, kesempatan belajar juga perlu diiringi dukungan agar kondisi keluarga bisa ikut membaik.

Pendekatan ini menjadi bagian dari program Sekolah Rakyat yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain memberikan akses pendidikan, pemerintah juga mendorong pemberdayaan orang tua agar mereka memiliki kesempatan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan Sekolah Rakyat menggabungkan pendidikan, rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial. Dengan pendekatan tersebut, manfaat program diharapkan tidak hanya dirasakan oleh anak, tetapi juga keluarganya.

"Anaknya sekolah, anaknya lulus, keluarganya naik kelas. Kira-kira seperti itu," ujar Gus Ipul, dikutip dari detikNews.

Melalui pendekatan ini, anak mendapat kesempatan menempuh pendidikan, sedangkan orang tua didorong mengembangkan kemampuan dan kemandirian ekonomi sesuai kebutuhan keluarga.

Orang Tua Didorong Kembangkan Usaha

Salah satu bentuk pemberdayaan keluarga dilakukan melalui pelatihan keterampilan dan dukungan pengembangan usaha. Upaya ini diharapkan membantu orang tua meningkatkan penghasilan secara bertahap.

Dikutip dari detikNews, Kemensos bersama Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) mendorong integrasi bantuan sosial dengan program pemberdayaan. Salah satunya melalui pelatihan Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro untuk Inklusi (LAKSMI) bagi 100 pelaku usaha mikro di wilayah Bandung Raya.

Program tersebut menyasar ibu atau wali siswa Sekolah Rakyat agar mereka dapat meningkatkan kemampuan dalam menjalankan usaha. Bentuk dukungan lainnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, seperti penguatan keterampilan, dukungan modal usaha, dan penguatan aset.

Gus Ipul menekankan pentingnya menghubungkan bantuan sosial dengan pemberdayaan agar manfaatnya dapat berkelanjutan.

"Bansos, sementara. Berdaya, selamanya. Sesederhana begitu," ujarnya dalam kegiatan pemberdayaan usaha masyarakat di Bandung, Selasa (20/10).

Meski begitu, bantuan sosial (bansos) tetap dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Namun, kesempatan mengembangkan keterampilan dan usaha juga penting agar orang tua memiliki bekal untuk meningkatkan pendapatan.

Pendidikan Anak dan Kesejahteraan Keluarga

Pemberdayaan keluarga juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah. Program pelatihan, akses usaha, dan bantuan sosial perlu disesuaikan dengan kondisi keluarga yang menjadi sasaran.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, M Akhiri Hailuki menilai pemberdayaan orang tua perlu berjalan beriringan dengan pendidikan anak. Menurutnya, pelatihan keterampilan dan peluang ekonomi dapat membantu keluarga meningkatkan pendapatan.

"Kami berharap, penerima manfaatnya betul-betul keluarga desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Para orang tuanya mesti terjangkau program pemberdayaan ekonomi atau pelatihan keterampilan agar bisa keluar dari kondisi kemiskinan ekstrem dalam jangka waktu paling lambat lima tahun ke depan," katanya, dikutip dari Antara.

Ia juga mendorong sinergi program pemerintah pusat dan daerah, termasuk dalam penyediaan akses pembiayaan usaha serta perlindungan jaminan sosial bagi orang tua yang bekerja di sektor informal.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu keluarga memperoleh dukungan sesuai kebutuhan. Dengan begitu, pendidikan anak dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Peresmian 100 Sekolah Rakyat

Pengembangan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini juga disertai dorongan pemberdayaan keluarga agar orang tua memiliki kesempatan memperbaiki kondisi ekonomi.

Upaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian Peresmian 100 Sekolah Rakyat yang dijadwalkan berlangsung di Makassar pada 28 Oktober 2026.

Masyarakat dapat mengikuti rangkaian acara tersebut melalui siaran langsung di detikcom. Melalui kegiatan ini, publik dapat mengenal lebih dekat pengembangan Sekolah Rakyat dalam mendukung pendidikan anak sekaligus mendorong keluarga membangun masa depan yang lebih baik.

(anl/ega)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.