Jakarta -
TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengonfirmasi pengerahan prajuritnya ke Jakarta. TNI AL mengatakan pengerahan pasukan itu untuk menjaga stabilitas keamanan dan latihan militer.
"Kami sampaikan bahwa informasi tentang pengerahan personil TNI AL tersebut adalah benar. Pengerahan personil tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan tugas negara dan menjaga stabilitas keamanan Republik Indonesia," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Laksamana Pertama TNI, Tunggul, dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, pengerahan prajurit merupakan bagian integral dari kesiapsiagaan TNI dalam melindungi masyarakat serta menjaga keutuhan NKRI. TNI AL menegaskan pelaksanaan pengerahan pasukan itu berlandaskan regulasi dan ketentuan hukum yang berlaku.
Lebih lanjut, mobilisasi pasukan itu juga dilakukan untuk latihan militer. Latihan militer tersebut akan digelar di Tangerang dan Pandeglang.
"Pergeseran pasukan tersebut juga berkaitan dengan persiapan latihan Operasi Pendaratan Khusus di Tanjung Burung dan Tanjung Pasir Tangerang serta latihan Tembus Gelombang di Rancecet, Pandeglang yang akan dilaksanakan oleh TNI AL dalam waktu dekat," tuturnya.
Namun saat ditanya lebih lanjut, TNI AL tidak merinci berapa jumlah prajurit yang dikerahkan untuk pengamanan Jakarta tersebut.
Kesiapsiagaan Normal
TNI memberi penjelasan terkait pengerahan prajuritnya dalam jumlah besar ke Jakarta untuk mempertebal pengamanan. TNI menyebut pengerahan itu masuk dalam siaga 3 atau disebut pengerahan dalam kategori normal.
"Pengerahan dalam keadaan normal, dimana perlu diketahui tingkatan kesiapsiagaan militer dibagi menjadi tiga tingkatan utama," ujar Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas saat dikonfirmasi, Kamis (5/11/2026).
Nas menyebut Siaga 3 merupakan tingkat kesiagaan paling dasar. Di mana aktivitas satuan berjalan normal seperti biasa, tetapi prajurit memiliki pembatasan tertentu.
(yld/ygs)