Jakarta -
Kondisi Kali Cakung Drain, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut) dipenuhi sampah viral di media sosial (medsos). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta terjun membersihkan badan kali tersebut.
Dilihat detikcom, tampak sampah berbagai jenis mengotori hampir seluruh permukaan air. Kotoran itu terdiri dari berbagai jenis sampah seperti botol dan kemasan plastik, kantong plastik, hingga potongan material lainnya.
Di tengah tumpukan sampah tersebut, terlihat sebuah perahu berwarna merah dan biru berada di antara sampah yang mengambang. Sejumlah orang tampak berada di atas perahu tersebut saat kondisi perairan dipenuhi sampah.
Tumpukan sampah terlihat menyebar luas di sekitar perahu hingga membuat permukaan air sulit terlihat.
Petugas dari Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air DLH DKI dikerahkan untuk mengangkut sampah yang menumpuk di aliran kali tersebut. (dok DLH DKI) |
DLH DKI Jakarta menangani tumpukan sampah di Kali Cakung Drain. Petugas dari Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air DLH DKI dikerahkan untuk mengangkut sampah yang menumpuk di aliran kali tersebut.
"Penanganan sampah di Kali Cakung Drain terus dilakukan secara rutin setiap hari oleh UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta," kataHumas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, dalam keterangan, Senin (26/10/2026).
Pemicu Sampah di Cakung Drain
Yogi menjelaskan penanganan sampah dilakukan secara rutin setiap hari. Banyaknya sampah yang terlihat di lokasi dipengaruhi hujan yang terjadi sehari sebelumnya.
DLH menjelaskan penanganan sampah dilakukan secara rutin setiap hari (dok DLH DKI) |
Sampah dari daratan terbawa aliran air menuju badan kali. Selain itu, kondisi pasang surut air laut turut membawa sampah dari laut dan pesisir masuk ke Kali Cakung Drain.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya akses pengangkutan yang terhambat oleh perahu nelayan yang diparkir hingga memenuhi badan air.
Sampah yang terselip di antara perahu juga menyulitkan petugas saat melakukan pengangkatan. Meski demikian, petugas terus berupaya membersihkan sampah secara bertahap agar kondisi perairan kembali kondusif.
DLH DKI mencatat volume sampah yang berhasil diangkut dari lokasi tersebut mencapai sekitar 8 meter kubik. Pengangkutan dilakukan menggunakan armada UPS Badan Air.
DLH DKI mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke sungai dan saluran air. (dok DLH DKI) |
DLH DKI mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke sungai dan saluran air.
"Upaya tersebut diperlukan untuk mencegah penumpukan sampah di badan air serta menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat hujan dan ketika terjadi perubahan kondisi pasang surut air laut," imbuhnya.
(bel/jbr)