JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan pengeluaran saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholder concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan menyebabkan penurunan drastis pada indeks saham.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, hasil backtest atau pengujian historis menunjukkan kebijakan tersebut tidak memicu lonjakan maupun penurunan tajam IHSG. Menurutnya, langkah ini diperlukan agar indeks utama pasar modal Indonesia tersebut mencerminkan kondisi perdagangan yang lebih kredibel.
"Dalam implementasi awal, tentu tidak akan menyebabkan penurunan drastis. Sama seperti saat ini mengeluarkan saham dari indeks utama," ucap Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (26/10/2026).