Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Pembelajaran Tatap Muka Diberlakukan Hari Ini usai Hujan Guyur Balangan Kalsel Minggu Sore

Pembelajaran tatap muka mulai diberlakukan di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, hari ini, Selasa (27/10). Hal ini dilakukan usai sebelumnya usai hujan menerjang wilayah tersebut pada Minggu (25/10) sore lalu.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Pembelajaran Tatap Muka Diberlakukan Hari Ini usai Hujan Guyur Balangan Kalsel Minggu Sore
Foto: Jawa Pos

Ilustrasi: Pembelajaran Tatap Muka Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Pembelajaran tatap muka mulai diberlakukan di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, hari ini, Selasa (27/10). Hal ini dilakukan usai sebelumnya usai hujan menerjang wilayah tersebut pada Minggu (25/10) sore lalu.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 420/2955/BP.Dikdas/Disdikbud/X/2026 tertanggal 26 Oktober 2026 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan H Abiji.

Surat edaran terbaru itu sekaligus membatalkan ketentuan dalam Surat Edaran Nomor 420/2830/Disdikbud-BLG/2026 tertanggal 25 Oktober 2026, khususnya mengenai pelaksanaan PJJ pada 27 Oktober 2026.

“Pelaksanaan PJJ atau belajar dari rumah pada tanggal 27 Oktober 2026 resmi kami batalkan. Seluruh satuan pendidikan di lingkungan Disdikbud Balangan kembali melaksanakan pembelajaran seperti biasa,” tegas Abiji seperti dikutip dari Radar Banjarmasin (Jawa Pos Grup), Selasa (27/10).

Abiji tak menerangkan dengan jelas alasan diberhentikannya PJJ di Kabupaten Balangan. Namun diduga berkaitan dengan membaiknya kualitas udara di Kabupaten Balangan dan sekitarnya setelah hujan berintensitas tinggi turun selama dua hari berturut-turut.

Hanya saja, Disdikbud Balangan tetap memantau perkembangan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Abiji menegaskan, keberlanjutan kegiatan belajar mengajar akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara dan kondisi kabut asap di Balangan.

“Pemberlakuan PJJ selanjutnya akan dievaluasi kembali dengan memperhatikan perkembangan kondisi kualitas udara dan kabut asap di wilayah Balangan. Apabila diperlukan penyesuaian, informasi lebih lanjut akan segera disampaikan melalui surat resmi,” katanya.

Selain itu, Abiji meminta seluruh kepala satuan pendidikan segera menyebarluaskan informasi pembatalan PJJ kepada tenaga pendidik, peserta didik, serta orang tua atau wali murid.

Langkah itu dilakukan agar seluruh pihak mengetahui bahwa kegiatan pembelajaran kembali berlangsung secara tatap muka mulai Selasa (27/10).

 

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.