Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Rupiah Tertekan Kenaikan Harga Minyak Dunia, BI Perkuat Intervensi hingga Beli SBN

Rupiah tertekan kenaikan harga minyak dunia dan ketidakpastian global. BI memperkuat intervensi valas serta membeli SBN di pasar sekunder.

iNews 1 menit baca 0 komentar
Rupiah Tertekan Kenaikan Harga Minyak Dunia, BI Perkuat Intervensi hingga Beli SBN
Foto: iNews

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) memperkuat langkah stabilisasi nilai tukarrupiah di tengah tekanan pasar keuangan global akibat tingginya harga minyak mentah dunia. Selain melakukan intervensi di pasar valuta asing, BI juga membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder untuk menjaga stabilitas pasar keuangan domestik.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea mengatakan, bank sentral terus hadir di pasar untuk menjaga pergerakan rupiah tetap sesuai dengan fundamental ekonomi Indonesia.

"Bank Indonesia terus hadir di pasar untuk menjaga mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga sesuai fundamentalnya, terutama di tengah tingginya harga minyak dunia yang berada di atas level 115 dolar AS per barel," kata Erwin dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).

Berdasarkan data transaksi pasar spot dan kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah dalam beberapa hari perdagangan terakhir bergerak melemah dari level Rp18.156 hingga mencapai kisaran Rp18.184 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah antara lain dipengaruhi ketidakpastian penyelesaian konflik di Timur Tengah. Kondisi tersebut menjaga harga minyak dunia tetap tinggi sekaligus meningkatkan risiko fiskal dan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS).

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.