Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bangsa Indonesia tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama sebagaimana yang dilakukan para pendahulu.
Ia mengakui banyak kecemerlangan yang dilakukan pendahulu, tetapi mereka tak sempurna.
"Jangan kita ulangi kesalahan-kesalahan pendahulu-pendahulu kita. Pendahulu kita banyak kecemerlangan, tapi kita belajar dari kekurangannya," kata Prabowo di acara peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10).
Prabowo mengatakan kemajuan teknologi tidak menghilangkan pentingnya pemahaman terhadap perjalanan sejarah dan sifat dasar manusia.
Ia mencontohkan pengalaman pahit penjajahan yang pernah dialami Indonesia akibat lemahnya persatuan di antara sesama anak bangsa dan mengajak generasi muda mengambil pelajaran dari politik pecah belah yang pernah diterapkan penjajah agar kesalahan masa lalu tidak kembali terulang.
[Gambas:Video CNN]
Prabowo pun memberikan perhatian pentingnya mempelajari sejarah. Ia mengingatkan bahwa bangsa yang melupakan pengalaman masa lalunya berisiko mengulangi kesalahan serupa.
"Mereka yang malas belajar sejarah akan dihukum oleh sejarah. Ini pelajaran ribuan tahun," kata dia.
Pada saat yang sama, Prabowo menekankan bahwa semangat kebangsaan yang ditanamkan di SMA Taruna Nusantara harus berakar pada nilai-nilai Sumpah Pemuda.
Ia menyebut ikrar yang dicetuskan para pemuda di Oktober 1928 itu merupakan pencapaian luar biasa yang menjadi fondasi persatuan Indonesia.
Prabowo mengingatkan bahwa persatuan merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai perbedaan dan tantangan.
Ia menegaskan bahwa pendiri bangsa telah mewariskan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kehidupan bernegara.
"Hanya dengan mengakui dan menghormati semua suku dan semua agama dan semua ras, dan semua budaya, dan semua adat, kita bisa bernegara dengan baik," ujar dia.
Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi
Saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Prabowo berpesan kepada para siswa untuk terus belajar dengan baik dan tekun. Selain itu, ia juga berpesan kepada para pamong dan guru agar senantiasa memberikan bimbingan, pendidikan, serta keteladanan yang baik kepada para siswa.
"Tanamkan terus nilai patriotisme, integritas. Daripada ratusan orang pintar, berilah kepada negara pemuda, pemudi yang jujur, yang bersih hatinya, yang penuh cinta tanah air, baru kita berhasil sebagai bangsa dan negara," kata dia.
SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi dibangun di atas lahan seluas 30,2 hektare dengan total 30 ruang kelas beserta fasilitas pendukung lainnya dengan total peserta didik sebanyak 677 siswa.
(mnf/dal)