Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Survei IndocPolls Ungkap Kinerja Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid di Posisi Buncit

IndocPolls merilis hasil survei kinerja menteri di pemerintahan Prabowo Subianto, menunjukkan Teddy Indra Wijaya dan Amran Sulaiman di puncak, sementara Nusron Wahid dan Dody Hanggodo terendah.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Survei IndocPolls Ungkap Kinerja Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid di Posisi Buncit
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Lembaga Indonesia Center for Politics & Law Studies (IndocPolls) merilis hasil survei terbaru terkait kinerja para menteri dan kepala badan dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hasilnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menduduki peringkat teratas sebagai pejabat dengan penilaian terbaik publik, sementara Menteri ATR/BPN Nusron Wahid berada di posisi sebaliknya.

Survei ini merekam bagaimana publik menilai efektivitas kerja para pembantu Presiden.

Seskab Teddy dan Mentan Amran Unggul di Puncak

Direktur Komunikasi IndocPolls, Taufik Ch, menyampaikan bahwa Seskab Teddy memimpin perolehan positif dengan angka 15,8 persen. Posisi tersebut ditempel ketat oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang meraih 13,6 persen.

"Seskab Teddy dinilai unggul terkait posisi strategisnya yang sangat dekat dengan Presiden Prabowo dan tugasnya untuk menjembatani koordinasi dengan jajaran menteri dan pejabat lainnya," ujar Taufik dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/10).

Taufik menambahkan, popularitas Teddy yang telah terbangun sebelum menjabat turut memengaruhi persepsi positif publik. 

Di sisi lain, Mentan Amran diapresiasi atas keberhasilannya mengawal target swasembada pangan nasional secara cepat di tengah berbagai tantangan cuaca ekstrem.

Sejumlah menteri lain turut menempati jajaran atas penilai terbaik versi publik. Di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti (6,5 persen), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (5,2 persen), serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (3,8 persen).

Faktor Pemicu Penilaian Terburuk Sejumlah Pejabat

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.