JawaPos.com - Memasuki dua tahun usia kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Indonesia Center for Politics & Law Studies (IndocPolls) mencatat tingkat kepuasan publik berada di angka 57,4 persen.
Rapor ini disokong tingginya apresiasi masyarakat pada sektor pertahanan serta penegakan hukum, meski isu ekonomi dan penanganan lingkungan hidup masih dibanjiri sorotan tajam.
Berdasarkan temuan survei terbaru, dari total 57,4 persen responden yang merasa puas, sebanyak 7,3 persen di antaranya menyatakan sangat puas.
Di sisi lain, angka ketidakpuasan masyarakat berada di level yang cukup tinggi, yakni menyentuh 40,0 persen (dengan 3,7 persen sangat tidak puas), serta 2,6 persen sisanya memilih tidak tahu atau tidak menjawab.
"Kepuasan publik menyentuh angka 57,4 persen pada dua tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran," ujar Direktur Komunikasi IndocPolls Taufik Ch dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (30/10).
Sektor Hankam dan Hukum Raih Sentimen Positif
Sektor pertahanan dan keamanan (hankam) menjadi penyumbang kepuasan tertinggi bagi jalannya pemerintahan. Tercatat 70,4 persen publik menyatakan puas, 24,9 persen tidak puas, dan 4,7 persen tidak memberikan jawaban.
Taufik menilai, rekam jejak Prabowo di dunia militer serta posisinya sebagai mantan Menteri Pertahanan berbanding lurus dengan persepsi publik.Â
"Dalam masa yang singkat, Prabowo berupaya mengejar ketertinggalan Indonesia dalam pemenuhan Minimum Essential Force (MEF) dengan pengadaan sejumlah alutsista strategis dan modern," terang Taufik.
Selain hankam, sektor penegakan hukum dan pemberantasan korupsi menyusul di urutan atas dengan angka kepuasan 62,1 persen, berbanding ketidakpuasan sebesar 34,1 persen dan 3,2 persen tidak menjawab.